“Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya Polrestabes Surabaya dalam menjaga keamanan pangan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah,” tegasnya.
Semua peralatan dan bahan makanan, menurut Kombes Luthfi, harus melalui proses pengecekan ketat menggunakan sistem food security.
Hal itu untuk memastikan tidak ada kandungan berbahaya seperti nitrit, sianida, atau formalin.
“Setiap bahan makanan dan peralatan harus kami pastikan aman,” tambah Kombes Luthfi.
Ia juga menegaskan, semua alat masak juga melalui proses sterilisasi, baik sebelum maupun sesudah digunakan, dengan pencucian menggunakan air panas yang mengalir.
Dengan standar kebersihan tinggi ini, dapur SPPG Polrestabes Surabaya menjadi contoh penerapan tata kelola pangan sehat yang konsisten dan profesional.








