“Apel ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana dalam pencegahan serta penanggulangan bencana. Kita harus sigap, cepat, dan tepat dalam merespons setiap potensi bencana demi menjamin keselamatan masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Charles P. Tampubolon di hapadan peserta apel.
Berdasarkan data BMKG, puncak musim hujan diperkirakan terjadi antara November 2025 hingga Januari 2026, yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.
Kapolres menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penanganan bencana berjalan efektif dan terpadu.








