Kapolda Jatim Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kwartal IV di Mojokerto Pakai Benih Eco Bhayangkara

  • Whatsapp

Bibit “Eco Bhayangkara” dikembangkan dalam dua varian: tongkol satu dengan potensi hasil 9-11 ton per hektar yang lebih tahan hama terhadap cuaca ekstrem, dan tongkol dua dengan potensi hasil mencapai 11-13 ton per hektar.

“Selain bibit unggul, kami juga mengenalkan pupuk organik ‘Eco Hayati,”ungkap Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K saat menyampaikan laporan singkat dihadapan Kapolda Jatim.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pupuk ini kata Kombes Agus terbuat dari 22 sari tumbuhan yang diproses melalui sistem biodegradasi.

“Penggunaannya diharapkan mampu meningkatkan struktur dan kesuburan tanah, serta menghemat biaya pemupukan petani hingga 70 persen dibandingkan metode konvensional,”terang Kombes Pol Agus.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi flag off atau pelepasan truk pengiriman jagung dari Gudang Ketahanan Pangan Polda Jatim menuju Gudang Bulog Jatim oleh Kapolda Jatim.

Hal ini menunjukkan alur distribusi hasil panen yang sudah terintegrasi.

Sebagai penutup, seluruh pejabat mengikuti konferensi video bersama pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang turut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam sektor-sektor strategis yang menyentuh langsung denyut nadi perekonomian, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. [Yud]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *