“MasyaAllah banget Gus. Pas perjalanan kesini nggak nyangka seramai ini. Orang banyak banget sampai ngantri . MasyaAllah semangatnya luar biasa. InsyaAllah saya bisa belajar dari sini juga Gus,” jelas Tia menjawab Gus Iqdam di hadapan jamaah.
Dalam kesempatan itu, Gus Iqdam menyatakan ingin mengajak Tia keliling pesantrennya. “Tapi nanti kalau kesini lagi tak ajak keliling. Ini tadi mau kuajak keliling tapi hujan deras jadi becek. Nanti kalau jadi anak presiden tetep gak lupa apa mau kesini? Kalo lupa emang boleh?” kata Gus Iqdam yang langsung disambut sorakan jamaahnya.
Tia juga menyapaikan titipan salam dari Ayah dan ibunya kepada Gus Iqdam dan semua jamaah yang hadir. “Beliau ingin pengen hadir kapan-kapan Insyaallah. Saya berterima kasih atas sambutan hangatnya. Saya merasa sangat senang bisa berada disini. Bener-bener semangat untuk belajar semua yang disini bisa menjadi contoh. Semoga saya bisa istiqomah untuk terus belajar dan semoga kapan-kapan pengen kesini lagi,” tutur alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini.
Hal senada juga diungkapkan Mega Safira yang akrab disapa Fira. Fira mengaku, semangat para jamaah pengajian Sabilu Taubah ini menginspirasinya. “MasyaAllah semangatnya luar biasa dari berbagai daerah. Kita terinspirasi sekali untuk istiqomah belajar seperti Bapak, Ibu, Kakak-kakak yang ada disini,” jelas Fira.







