NGAWI | DN – Buntut dari kemarahan Kepala Puskesmas Ngawi Kota yang menyebabkan salah satu perawat di lingkungan puskesmas Ngawi Kota yang hingga kini masih harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Dr. Soeroto.
Linda kepala ruang menuturkan sesaat setelah korban dibentak oleh Dr. Arvika Rasta, NK alami sesak nafas,
“Kami berusaha menolong memasang infus dan oksigen akhirnya gak ada perubahan trus kami bawa ke UGD kalau dilihat dari obatnya mengarah ke obat jantung,” Kata Linda. Senin (03/3/25).








