“Untuk Linmas desa, setiap bulan mendapat Rp 200.000,- kali 4 bulan mulai September 2024 sampai Desember 2024, berarti totalnya Rp 800.000,- anggaran nya melalui P-APBD, sedangkan untuk kelurahan, per anggota, per bulan Rp 200.000,- terhitung sejak bulan Januari sampai Desember 2024, karena anggaran ikut APBD kelurahan,” jelasnya.
Dirinya juga mengungkapkan, BKK dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kepada Desa dan Kelurahan adalah anggaran pendukung bagi desa dan kelurahan, yang mana anggaran untuk Satlinmas juga sudah disediakan anggarannya melalui Dana Desa, namun tidak semua desa menganggarkan dan besarnya berbeda-beda tergantung kemampuan Desa.
“Dengan adanya BKK untuk Satlinmas di harapkan dapat mengentaskan kemiskinan ekstrim di kabupaten Bojonegoro, sekaligus meningkatkan kan roda perekonomian di tingkat Desa,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan, bahwa untuk pembukaan rekening tidak ada pungutan biaya, namun perlu isian saldo rekening sebesar Rp 20.000,- khusus bagi anggota Linmas. Untuk buka rekening Linmas di Bank Jatim tidak ada biaya administrasinya, mulai pendaftaran, pengambilan, maupun yang lainnya.








