Kegiatan ditutup menjelang adzan maghrib dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberlangsungan dakwah yayasan. Yusuf, salah satu pengurus Yayasan Bumi Damai Nusantara Al-Kubro, menegaskan bahwa agenda serupa akan terus dilaksanakan secara berkala.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yatim yang merasa terabaikan. Melalui sinergi nilai religius dan aksi sosial, yayasan berkomitmen menjadi pelopor gerakan kemanusiaan di wilayah ini,” tuturnya. [SWD]








