Jokowi: Manajemen Mudik Lebaran 2024 Lebih Baik

  • Whatsapp

Pengamat Transportasi Darmaningtyas mengakui bahwa pemerintah cukup bisa mengantisipasi arus mudik lebaran kali ini yang diprediksi akan mengalami lonjakan. Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan, jumlah mereka yang mudik lebaran tahun ini mencapai 193,6 juta orang, naik dari tahun sebelumnya yang diperkirakan sekitar 123,8 juta orang.

“Saya kira memang betul bahwa tahun ini termasuk kita katakan sukses karena memang tidak penumpukan. Memang ada kemacetan sedikit terjadi di Pelabuhan merak dari tanggal 5 April-7 April kemarin. Tetapi itu, disebabkan oleh pengaturan di kawasan Merak, tapi kalau dari, misalnya, pemberangkatan sepeda motor di Ciwandan itu cukup lancar,” ungkap Darmaningtyas.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Ia juga melihat bahwa tidak ada kemacetan yang berarti di jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. Terkait kecelakaan yang terjadi dalam masa mudik ini, menurutnya bukan berarti disebabkan oleh perencanaan mudik dari pemerintah yang tidak baik. Kecelakaan, katanya, memiliki banyak faktor mulai dari angkutan yang digunakan hingga kondisi supir.

Agar arus mudik dan balik dalam setiap lebaran bisa lebih baik dari sebelumnya, ia menyarankan pemerintah untuk lebih memperbanyak angkutan mudik lebaran secara gratis. Selain bisa menekan angka kecelakaan, katanya, hal tersebut diyakini juga bisa menurunkan tingkat kemacetan yang ada.

“Menurut saya adalah diperbanyak angkutan mudik gratis lebaran. Itu yang bisa mengurangi penggunaan sepeda motor karena kalau kita lihat salah satu permasalahan yang muncul saat ini sebetulnya masih banyaknya pemudik dengan menggunakan motor. Baik itu arah Sumatera maupun arah Jawa Tengah, Jawa Timur. Oleh karena itu saya kira ke depannya pemerintah lebih memperbanyak angkutan mudik gratis termasuk ke arah Sumatera supaya pengguna motornya itu berkurang sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Senada dengan Darmaningtyas, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai bahwa pemerintah harus lebih memperbanyak angkutan mudik gratis. Selain itu, menurutnya, pemerintah harus melarang mudik dengan menggunakan sepeda motor.

“Manajemen mudik yang harus diperbaiki itu, mudik motor tidak efektif. Hilangkan saja, dan diperbanyak mudik gratis, tetapi mudik yang baik,” jelas Djoko.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *