“Ada juga tes urine untuk mengantisipasi sopir bus terpengaruh alkohol ataupun minuman keras (miras),” jelasnya.
Menurut AKP Andhini, hasil pemeriksaan sampai saat ini tidak ditemukan adanya sopir bus dalam keadaan terpengaruh alkohol.
Sedangkan, sejumlah bus yang dicek dalam keadaan layak beroperasi di jalan raya sehingga mereka diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanannya membawa penumpang sampai dengan tujuannya masing-masing.








