“Mudahan apa yang kita lakukan ini memberikan dampak positif bagi angkutan umum, minimal bisa mengurangi musibah kecelakaan. Terlebih jika sopir kurang sehat akan berdampak buruk bagi para penumpang. Kami berharap dapat risiko mengurangiterjadinyakecelakaan yang disebabkan oleh faktor kesehatan,” ujar Rudi.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan himbauan keselamatan berkendara. Para sopir diingatkan untuk selalu patuh dan taat pada peraturan lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan.
“Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab kita bersama. Karenanya dengan menjaga kesehatan dan mematuhi peraturan, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan,” tambah Rudi.
Sementara, Kepala UPT Terminal Kertonegoro Ngawi, Ali Imran Haryadi sangat mengapresiasi atas kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Imran juga mengungkap jika Terminal Kertonegoro Ngawi merupakan titik kumpulnya pengguna jasa transportasi, terutama bus tersibuk kedua di Indonesia.








