Dia menambahkan “Kami menyerukan semua pihak untuk menghentikan perjuangan agar anak-anak dan keluarga dapat mengakses fasilitas kesehatan dengan aman dan bagi petugas penjangkauan masyarakat untuk memberikan vaksinasi polio kepada anak-anak yang tidak dapat mengakses fasilitas kesehatan.”
Kampanye vaksinasi polio, yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan Gaza, WHO, Dana Anak-Anak PBB (United Nations Children Fund/UNICEF), badan PBB untuk pengungsi Palestina (The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East/UNRWA) dan mitra-mitranya, akan dibagi menjadi tiga fase, yang masing-masing berlangsung selama tiga hari. Imunisasi dimulai dari Gaza tengah, diikuti oleh Gaza selatan, dan terakhir Gaza utara.
Kampanye itu akan melibatkan dua dosis vaksin polio oral baru dan akan diberikan kepada anak-anak dalam dua putaran dengan selang waktu empat minggu. WHO mengatakan 1,26 juta dosis vaksin dan 500 pembawa vaksin telah dikirim ke Gaza, dan 400.000 dosis tambahan akan segera tiba di Gaza.
Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO, mengatakan kepada wartawan dalam pengarahan daring pada Jumat bahwa staf telah mempersiapkan upaya logistik yang sangat besar.









