“Pemerintah memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga. Akan tetapi pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, kita perlu meningkatkan komitmen dan kerja sama multi pelaku, antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya untuk mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis” Ujarnya.
Ia juga menyampaikan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 kita dihadapkan pada berbagai tantangan dan peluang. Tantangan seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial dan revolusi teknologi kita harus hadapi dengan bijak. Sementara itu, pada saat yang sama kita juga memiliki momentum berupa bonus demografi dan kemajuan teknologi yang harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan bangsa.
“Keluarga yang tangguh akan membentuk negara yang tangguh, olehnya itu kita perlu melakukan beberapa hal untuk mewujudkan hal tersebut seperti meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan, meningkatkan kualitas kesehatan dan meningkatkan kualitas ekonomi” pungkas Daeng Manye.








