“Kami ingin menanamkan pola pikir, pola hati, dan pola tindak yang mencerminkan nilai-nilai anti korupsi sejak dini. Ini penting agar generasi muda tumbuh menjadi pemimpin yang jujur dan berintegritas,” ujar Hari Sunjaya.
Dalam sesi sosialisasi, para siswa diajak memahami delapan nilai utama dalam pendidikan anti korupsi, yaitu kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, dan keadilan. Dengan mengenali nilai-nilai ini sejak dini, diharapkan mereka dapat menghindari praktik korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMP Negeri 3 Candi, Gufron, S.Pd, M.Pd, menyambut baik program ini dan menegaskan bahwa pendidikan anti korupsi sangat relevan bagi generasi muda. Menurutnya, para siswa yang mendapat edukasi ini harus bisa menyebarluaskan pemahaman tentang integritas kepada teman-temannya serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.








