Indonesia Tolak Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza ke Negara Lain

  • Whatsapp
Warga Gaza yang mengungsi akibat perang kembali ke rumah mereka yang hancur di Gaza utara (27/1). Presiden AS Donald Trump ingin memindahkan warga Gaza ke lokasi lain.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia Agung Nurwijoyo menjelaskan usulan Trump tersebut kontraproduktif terhadap ide solusi dua negara yang selama ini digadang-gadang oleh Amerika. Dia menekankan gagasan merelokasi warga Gaza ke negara lain tidak akan menyelesaikan masalah.

“Saya rasa tetap diprioritaskan mencari wilayah-wilayah yang sekiranya masih bisa ditinggali (di Gaza) yang sifatnya sementara. Kalau memang Gaza benar-benar sudah tidak ada tempat yang layak ditempati sementara, tentu adanya aturan yang memberikan jaminan hal untuk kembali buat orang-orang (Gaza) yang sementara mengungsi ini,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Agung menyatakan relokasi warga Gaza ke negara lain tidak dibutuhkan jika proses rekonstruksi dilakukan secara bertahap, misalnya di wilayah Utara Gaza lebih dulu. Sehingga wilayah lainnya di Gaza bisa dijadikan lokasi pengungsian sementara.

Hasbi Aswar, pengamat hubungan internasional dari Universitas Islam Indonesia menduga gagasan Trump untuk mengosongkan Gaza merupakan janji Trump kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar mau melakukan gencatan senjata dengan Hamas. Dia menambahkan bahwa Netanyahu sebenarnya tidak ingin melakukan gencatan senjata karena dia tidak ingin Hamas tetap eksis di Gaza.

“Ternyata ini nyambung dengan kondisi sekarang. Kenapa Trump akhirnya membuka wacana itu? Kelihatannya operasi militer besar-besaran melawan Hamas akan terus berlanjut. Karena kalau masih banyak warga (sipil), dampak kepada (warga) sipil akan besar. Kelihatannya Trump mencoba untuk mengurangi warga Gaza supaya mereka dengan mudah melacak dan mencari pasukan Hamas,” katanya.

Menurut Hasbi, rencana Trump untuk merelokasi warga Gaza menunjukkan dia berada di posisi mendukung Israel. Dia menyebutkan ide Trump untuk mengosongkan Gaza sama seperti keinginan Israel sebelumnya agar bisa menguasai wilayah seluas 365 kilometer persegi tersebut.

Hamas melalui pernyataan tertulis mengecam keras pernyataan Trump.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *