HUT ke-66 Takalar Jadi Momentum Transformasi Digital, Gubernur Sulsel hingga Bupati Gowa Hadir Beri Dukungan

  • Whatsapp

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan riwayat singkat terbentuknya Kabupaten Takalar oleh Ketua DPRD Takalar H. Muhammad Rizal, yang mengulas sejarah pemekaran Takalar dari Kabupaten Jeneponto yang dahulu dikenal dengan singkatan Jentak (Jeneponto–Takalar). Kabupaten Takalar kemudian berdiri sendiri dan dipimpin oleh Bupati pertama Donggeng Daeng Ngasa, seorang senior Satpol PP.

Dalam pidatonya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa peringatan HUT ke-66 bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum refleksi sekaligus akselerasi pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik Takalar Cepat”, perayaan tahun ini diarahkan untuk mendorong inovasi pelayanan publik, promosi potensi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Transformasi digital adalah keniscayaan. Kita ingin pelayanan publik di Takalar semakin cepat, transparan, dan berpihak pada masyarakat,” tegas Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah, termasuk dengan Kabupaten Gowa. Hubungan kekeluargaan antara dirinya dan Bupati Gowa, menurutnya, justru menjadi kekuatan untuk saling mendukung pembangunan kawasan.

Sebagai bagian dari perayaan, Pemkab Takalar menggelar pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif. Booth-booth pameran menampilkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari hasil pertanian, kerajinan tangan, hingga kuliner khas Takalar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *