Para peserta menandatangani sembilan poin komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas, menolak kekerasan, dan memperkuat sinergi dengan aparat keamanan.
Poin deklarasi mencakup larangan penggunaan atribut untuk kegiatan ilegal, komitmen tidak mengerahkan massa saat konflik, pembentukan tim siber di media sosial, hingga dukungan terhadap penegakan hukum oleh Polri.
“Ini bukti semangat bersama menjaga kamtibmas dan mempererat persaudaraan antar pesilat,” kata Kapolresta Kombes Pol. Rama Samtama Putra.








