Halal bi halal Keluarga Besar Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang

  • Whatsapp

Direktur Utama PDAM Tirta Mulia Pemalang, Slamet Efendi, dalam sambutannya mengungkapkan sejarah Halal Bi Halal yang berawal dari tradisi Pangeran Samber Nyawa yang melakukan sungkeman di kraton.

Slamet Efendi juga berbagi pengalaman tentang perbedaan tradisi takbiran di Indonesia yang dilakukan semalam suntuk, berbeda dengan di Tanah Suci yang hanya dilakukan setelah sholat Isya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam kesempatan yang sama, Heri Yanto, mewakili Bupati Pemalang, menyampaikan bahwa inti dari acara Halal Bi Halal adalah saling memaafkan dan mendengarkan tausiyah yang disediakan oleh panitia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *