“Saya kira keberhasilan yang ada ini tentunya diraih dengan kerja keras, disiplin yang luar biasa, latihan dan tentunya juga bagaimana mereka menjadi satu tim yang sangat kompak,” kata Sigit dalam konferensi pers.
Sigit lantas menyinggung upaya kedua tim yang akhirnya mampu bangkit saat hampir kalah hingga meraih juara satu untuk tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi dan juara kedua untuk tim putri Popsivo Polwan.
Sigit berpesan kepada seluruh pemain agar dapat terus menjaga capaian baik tersebut dengan berlatih serta bekerja keras untuk membawa nama harum institusi.








