Usai diresmikan, SMKN Maritim mulai membuka PPDB (penerima peserta didik baru) pada Februari – Maret 2024 pada gelombang 1 dan April – Mei 2024 gelombang 2, dengan kuota sebanyak 108 siswa untuk konsentrasi keahlian yakni nautikal kapal penangkapan ikan, technica kapal penangkapan ikan, dan agrobisnis pengelolaan hasil perikanan.
Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah berharap, berdirinya SMKN Maritim, Disdik Jatim mampu bersinergi dengan Koarmada II (Komando Armada II) atau Markas Besar Angkatan Laut (Mabes AL).
“Kami berharap mentoringnya adalah dari TNI angkatan laut sehingga apa yang kita lakukan pada hari ini akan menjadi bagian dari penguatan. Tidak sekedar di sektor maritim, sektor perikanan, tapi kalau bersama TNI AL ini adalah bagian dari penguatan Nusantara seluruh hal-hal yang membangun penguatan ke nusantaraan kita akan mensinergikan,” imbuh Gubernur Khofifah.








