Menurut Seto, naskah ketoprak ini ditulis olehnya sendiri dan diperankan oleh seniman lokal dengan diiringi alunan campursari karawitan “Sekar Sari Kencana Laras” Desa Kedungsari. “Lakon Sukma Swasti ini saya persembahkan untuk Pj Bupati Adriyanto dan Ibu Dian Adiyanti Sukmadewi menjelang akhir masa pengabdian beliau di Bojonegoro,” ungkap Seto.
Kepala Desa Kedungsari, Alamudi, mengucapkan rasa syukur atas terwujudnya impian bersama masyarakat Desa Kedungsari dengan hadirnya rest area dan sanggar seni budaya “Mustika Sari”. “Hal ini menjadi tugas kita bersama untuk tetap nguri-nguri budaya agar tetap lestari,” ucapnya.
Alamudi berharap setiap malam minggu ada pertunjukan di panggung dan sanggar Mustika Sari agar banyak masyarakat yang menonton dan membeli produk-produk UMKM dan IKM. Ia juga berharap potensi wisata seperti Bendungan Gongseng dan Waduk Pacal di Desa Kedungsumber dapat terus dikembangkan.








