Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Erna Kusumawati, SP., MM., menuturkan bahwa budaya menabung sudah dikenal sejak kisah Jaka Pandelegan yang menyimpan padi di kawasan Candi Pari, Porong. “Nilai ini kami kenalkan kembali kepada anak-anak agar sejak dini mereka terbiasa menabung dan menghargai warisan budaya,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan mewarnai juga menjadi sarana mengenalkan identitas daerah. Anak-anak diperkenalkan pada huruf “S” yang melambangkan Sidoarjo, dengan visual udang dan bandeng sebagai ikon khas. “Dengan cara menyenangkan, anak-anak lebih mudah memahami simbol daerahnya,” tambah Erna.








