Ke depan, Forum GenRe Sidoarjo diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mensosialisasikan bahaya pernikahan dini dan risiko kesehatan reproduksi remaja. Salah satu rencana tindak lanjutnya adalah menjalin kerja sama (MoU) antara Pengadilan Agama dan Dinas P3AKB untuk memperkuat upaya pencegahan tersebut.
Selain itu, ajakan untuk mengatakan “Say No To Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja)” yaitu seks pranikah, narkoba, dan pernikahan dini juga digaungkan kepada seluruh peserta. “Kami ingin generasi muda Sidoarjo tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, berakhlakul karimah, dan siap menjadi generasi emas 2045,” tegas dr. Hj. Sriatun Subandi.
Acara pengukuhan Forum GenRe ini diakhiri dengan doa dan harapan agar seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan para duta GenRe dapat bersinergi mewujudkan visi besar Zero Pernikahan Dini di Kabupaten Sidoarjo. [Swd]








