“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami, yang tidak hanya bertugas menegakkan hukum tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan destinasi wisata yang ada di Ngawi,” ujar AKBP Argo.
Lomba menghias perahu ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar yang tidak hanya menyaksikan, tetapi juga turut serta membantu proses menghias perahu.
Tidak ada antar peserta lomba yang saling menjatuhkan, justru mereka saling berbagi kertas hias dan perlengkapan lainnya demi meriahnya perlombaan.
Ada sekitar 25 (dua puluh lima) perahu hias yang ikut perlombaan dalam menyambut hari Bhayangkara ke – 78 itu.
Semangat gotong royong dan seling membantu ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat di tengah masyarakat Ngawi.








