Selain itu, menurutnya, tanaman produktif seperti kopi, duwet, dan nangka yang telah ditanam turut memberi nilai tambah bagi perekonomian warga. Selain berfungsi menjaga ekosistem, hasil dari tanaman tersebut juga bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lawu Utara itu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD yang dinilainya sangat peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap, kegiatan positif semacam itu dapat terus dilakukan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program dari TNI Angkatan Darat ini. Semoga ke depannya program-program seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya dari ancaman kebakaran hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa program TNI AD Menyatu dengan Alam merupakan salah satu inisiatif TNI AD yang bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menjaga kelestarian kawasan hutan nasional.








