Kepala Bidang Industri DPPTK Ngawi, Daru Chandra Wulandari, menegaskan bahwa penerapan GMP bukan sekadar aturan, melainkan pedoman wajib agar industri tembakau tetap kompetitif.
“GMP harus dipahami dan diterapkan secara konsisten. Dengan GMP, produk hasil tembakau bisa terjamin kualitasnya, aman bagi konsumen, dan sesuai regulasi,” ujarnya.
Penerapan GMP mencakup seluruh tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan, sehingga produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu dan keamanan.








