“Selamat kepada PKDB dalam merayakan HUT yang seharusnya pada 14 Maret, tapi dimajukan karena bertepatan dengan puasa. Temanya juga relevan. Inklusif artinya semua ikut dalam pembangunan dan merasakan hasil dari pembangunan. Di depan juga ada karya teman-teman PDKB dan itu perwujudan dari kemandirian. Terpenting, tugas bersama untuk membangun Bojonegoro,” pungkasnya.

Kegiatan peringatan HUT PDKB ini sekaligus menjadi ajang pameran hasil karya anggota, pasar murah, pemeriksaan kesehatan dan donor darah, serta pemberian santunan anak yatim dan disabilitas. Perayaan HUT ini juga dirangkai dengan pengajian umum. Pj Bupati juga berkesempatan memborong karya perkumpulan disabilitas.








