Diserang Pasukan Ukraina, Rusia Umumkan Keadaan Darurat di KurskDiserang Pasukan Ukraina, Rusia Umumkan Keadaan Darurat di Kursk

  • Whatsapp
FILE - Dalam foto yang diambil dari video pada 8 Agustus 2024, jet tempur Su-25 Rusia menembakkan roket ke personel Angkatan Bersenjata Ukraina dan peralatan militer di wilayah perbatasan wilayah Kursk, Rusia. (Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia via AP)

Petugas layanan sosial dan asosiasi sipil memberikan bantuan kepada warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat pertempuran, katanya. Jumlah warga Kursk yang dievakuasi menurut catatan terakhir, mencapai 3.000 orang.

Hanya sedikit informasi yang dapat diandalkan tentang operasi kejutan oleh Ukraina itu, yang tujuan strategisnya tidak jelas. Pejabat Ukraina menolak berkomentar secara khusus tentang serangan yang berlangsung sekitar 500 kilometer di barat daya Moskow tersebut.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Namun seorang penasihat utama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan hari Kamis bahwa serangan wilayah perbatasan ini akan menyebabkan Rusia “mulai menyadari bahwa perang perlahan-lahan merayap ke dalam wilayah Rusia.” Myhailo Podolyak juga menyarankan bahwa operasi lintas batas itu akan memperbaiki posisi Kyiv, jika terjadi perundingan (damai) dengan Moskow.

Serangan itu terjadi saat tentara Ukraina bekerja keras untuk menahan gempuran intensif Rusia di posisi-posisi garis depan di Ukraina timur, terutama di wilayah Donetsk. Presiden Rusia Vladimir Putin telah menegaskan bahwa ia ingin merebut bagian-bagian Donetsk lainnya yang belum dikuasai oleh pasukan Kremlin.

Sementara, Rusia juga mengumumkan keadaan darurat tingkat federal jika di wilayahnya ada lebih dari 500 korban atau kerusakan melebihi 500 juta rubel (sekitar $6 juta).

Pertempuran di Kursk telah memperoleh perhatian besar di media Rusia, di situs-situs berita dan saluran televisi pemerintah.

Warga Rusia membawa koper anak-anak mereka mengungsi dari wilayah Kursk selama evakuasi mereka ke wilayah Moskow Jumat (9/8), setelah ratusan pasukan Ukraina melakukan serbuan lintas batas di sana.
Warga Rusia membawa koper anak-anak mereka mengungsi dari wilayah Kursk selama evakuasi mereka ke wilayah Moskow Jumat (9/8), setelah ratusan pasukan Ukraina melakukan serbuan lintas batas di sana.

Saluran TV pemerintah Rossiya-1 menayangkan 10 menit pertama dari siaran berita pukul 11 pagi hari Jumat untuk membahas berbagai aspek situasi. Tidak ada laporan dari garis depan, tetapi siaran berita diawali dengan video dari Kementerian Pertahanan Rusia yang konon memperlihatkan penghancuran kendaraan militer Ukraina dan howitzer.

Sebagian besar liputannya adalah tentang situasi kemanusiaan, anak-anak dibawa ke tempat penampungan dengan bus, orang-orang di wilayah lain mengumpulkan makanan dan popok serta perlengkapan lain untuk dikirim ke Kursk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *