Dinkes Kabupaten Kediri Gencarkan Imunisasi Campak di Posyandu Anggrek 1 Pare

  • Whatsapp

Ia menambahkan, program ini telah dimulai sejak Senin, 30 Maret 2026, dan berakhir pada 2 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap peningkatan kasus campak secara nasional, termasuk di Jawa Timur.

“Kasus campak mulai meningkat, terutama di beberapa wilayah seperti Madura. Di kabupaten/kota lain juga mulai ada kenaikan, sehingga perlu langkah pencegahan yang masif,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lebih lanjut, sulis memaparkan bahwa imunisasi campak diberikan kepada anak usia 9 bulan hingga 59 bulan. Untuk perlindungan optimal, imunisasi dilakukan dalam beberapa tahap, yakni pada usia 9 bulan, 18–24 bulan, serta dilanjutkan dengan imunisasi lanjutan saat anak duduk di kelas 1 SD melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Ia berharap melalui program ini, dengan imunisasi dapat terbentuk kekebalan yang mampu menekan angka kasus campak di Kabupaten Kediri.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Bambang Triyono Putro, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan terkait kewaspadaan terhadap peningkatan kasus campak.

“Kami menginstruksikan seluruh puskesmas untuk melaksanakan kampanye imunisasi kejar campak. Sasaran utamanya adalah anak usia 9 bulan hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi atau terlewat,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *