Dinas Kehutanan Jawa Timur Lakukan Pembinaan dan Fasilitasi Pengembangan UMKM Berbahan Baku Kayu Perajin Ngawi

  • Whatsapp

“Perhutani telah menyampaikan nanti per April 2025 semuanya sudah efektif. Artinya kita sudah siap bersaing go internasional,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Paprinka Ngawi, Rupiati berharap hasil pembinaan dan fasilitasi pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) berbahan baku kayu tidak hanya sekedar wacana dan lekas bisa dilaksanakan. Termasuk legalitas kayu jati yang menjadi bahan baku utama bagi para perajin kayu kreatif di Kabupaten Ngawi.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Para perajin kayu jati ingin legalitas kayu aman dan tentunya akan berdampak pada peningkatan produksi kerajinan kayu jati,” harap Rupiati. [Don]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *