Lonjakan harga bahan pangan menjadi faktor dominan. Komoditas seperti udang basah, daging ayam ras, ikan bandeng, mujair, daging sapi, telur ayam, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, dan tomat mengalami kenaikan signifikan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat menyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,88 persen.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru menahan laju inflasi. Penurunan harga emas perhiasan, cumi-cumi, dan buah melon memberikan kontribusi deflasi. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat deflasi 0,03 persen, terutama karena turunnya harga emas perhiasan.








