Dalam sambutannya, AKBP Arief menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berbagi di hari ke-6 Ramadhan. Ia menekankan pentingnya introspeksi dan taubat sebagai jalan menuju pengampunan dari Allah SWT.
“Banyak undangan buka puasa hari ini, tapi saya memilih bersama bapak-bapak di sini. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua,” ujar Kapolres, disambut haru oleh para tahanan.
Setelah pembacaan doa dan sambutan, acara dilanjutkan dengan iftar bersama, sholat Maghrib berjamaah, dan makan malam sederhana. Meski tanpa kemewahan, suasana penuh kehangatan dan refleksi spiritual terasa kuat.
Inisiatif ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari pendekatan pembinaan yang humanis. Kapolres ingin menunjukkan bahwa di balik proses hukum, para tahanan tetap manusia yang layak mendapatkan perhatian dan motivasi untuk berubah.








