LAMONGAN | DN – Memasuki hari ke-40 hilangnya kapal pencari ikan KMN Entok (sebelumnya ditulis KMN Enthok), Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lamongan mengambil langkah progresif. Tidak hanya mengandalkan armada taktis, petugas kini merangkul langsung perwakilan keluarga anak buah kapal (ABK) untuk ikut serta dalam operasi pencarian gabungan menuju Perairan Kangean—wilayah yang diduga kuat menjadi titik koordinat terakhir hilangnya kontak kapal.
Langkah ini diinisiasi langsung oleh Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP Guntur, guna memastikan proses pencarian berjalan transparan, terbuka, sekaligus memberikan kepastian psikologis bagi keluarga korban yang terus menanti kabar.
Untuk menyisir perairan yang dikenal memiliki karakteristik ombak menantang tersebut, operasi kemanusiaan ini mengerahkan armada terbaik milik Basarnas Kantor SAR Kelas A Surabaya, yaitu KN SAR 249 Permadi.
Kapal negara dengan spesifikasi tinggi ini dilengkapi dengan:








