Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik, tetapi juga sebagai sarana menjalin komunikasi dan mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani sebagai ujung tombak sektor pertanian.
“Melalui pendampingan ini diharapkan petani semakin semangat dalam mengelola lahannya, sehingga hasil panen jagung dapat meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan petani agar selalu memperhatikan pola tanam, pemupukan, serta antisipasi terhadap hama dan perubahan cuaca yang berpotensi memengaruhi hasil produksi.








