“Kami belum pernah menerima bantuan apa pun. Tidak ada PKH, bantuan disabilitas, atau KIS PBI. Semua kami tanggung sendiri,” ujar Nur Kholis dengan nada lirih.
Kisah Anindya menjadi potret nyata dari lemahnya sistem pendataan sosial di tingkat daerah. Di tengah gencarnya kampanye bantuan sosial oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, masih ada warga rentan yang luput dari perhatian. Ketidakhadiran bantuan ini menimbulkan pertanyaan serius terkait akurasi dan jangkauan data Dinas Sosial dalam memetakan kebutuhan masyarakat.








