Dari Tuban ke Surabaya: Si Mas Ganteng Jadi Bintang Pameran Inovasi Publik Jatim

  • Whatsapp

Kepala BRIDA Jawa Timur, Andriyanto, menekankan bahwa kompetisi inovasi bukan sekadar formalitas, melainkan gerakan transformasi birokrasi.

“Sejak dibuka September lalu, antusiasme peserta luar biasa. Tahun ini kami menerima 231 proposal inovasi—rekor partisipasi hingga saat ini,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang hadir mewakili Gubernur, menambahkan bahwa keberhasilan inovasi lahir dari ekosistem yang dibangun kepala daerah.

“Tanpa ekosistem, inovasi tidak akan berkembang. Setiap penghargaan adalah bukti bahwa ada masalah masyarakat yang berhasil diselesaikan dengan inovasi,” tegasnya.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan apresiasi atas penghargaan sekaligus undangan tampil dalam pameran. Ia menegaskan bahwa Si Mas Ganteng lahir dari kebutuhan nyata warga Tuban, khususnya pelajar dan kelompok rentan.

“Inovasi bukan sekadar gagasan, tetapi jawaban atas persoalan masyarakat. Si Mas Ganteng hadir untuk memastikan mobilitas warga lebih mudah, aman, dan terjangkau,” ujarnya.

Mas Lindra juga menekankan komitmen Pemkab Tuban untuk terus membuka ruang kolaborasi dan ide baru. “Inovasi harus berkelanjutan agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Si Mas Ganteng sendiri merupakan layanan transportasi publik gratis dengan desain bus modern, fasilitas ramah pelajar, serta integrasi aplikasi digital untuk pemantauan perjalanan. Program ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas, memperkuat keselamatan, dan mengurangi beban transportasi harian warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *