Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, S.E., M.M., terlebih dahulu menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam kepada masyarakat Kabupaten Pemalang yang terdampak bencana alam di beberapa wilayah. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para korban agar diberikan kekuatan, kesabaran, serta perlindungan oleh Allah SWT.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pagelaran wayang golek sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam pemajuan kebudayaan daerah. Menurutnya, wayang merupakan warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia yang telah diakui dunia oleh UNESCO, yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun juga sebagai tuntunan hidup yang sarat nilai moral, etika, dan kebijaksanaan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pelestarian seni budaya, khususnya wayang, menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda agar tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pemalang “MULYA” (Maju, Unggul, Lestari, dan Berbudaya), yang menempatkan pembangunan daerah tidak hanya pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya dan kearifan lokal.








