Pada kesempatan itu Forkopimda juga menyerahkan santunan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada para relawan, warga, pengelola Basecamp Dipajaya, serta Kepala Desa Clekatakan. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Ranchi Farm, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring.
Adapun data korban pendakian Gunung Slamet yakni atas nama Himawan Choidar Bahan, warga Rejosari Jambe Wangi, Magelang, yang telah ditemukan dalam kondisi selamat, serta Syafiq Ridhan Ali Razan, warga Perum Depkes Blok D2/16 RT 05 RW 03 Desa Kramat, Kecamatan Magelang, yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.
Berdasarkan kronologi kejadian, pada Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB, dua orang pendaki tersebut melakukan registrasi pendakian tektok (pendakian cepat) di Basecamp Dipajaya dengan perkiraan turun pada Minggu sore. Namun hingga pukul 21.00 WIB, keduanya belum kembali. Pengelola basecamp kemudian mengirim dua orang porter untuk melakukan pengecekan, namun belum membuahkan hasil. Pada Senin, 29 Desember 2025 sekitar pukul 18.00 WIB, Tim SAR berjumlah tujuh orang diterjunkan untuk melakukan pencarian. Keesokan harinya, Selasa, 30 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, salah satu pendaki atas nama Himawan ditemukan oleh Tim SAR di area antara Pos 9 hingga puncak dalam kondisi lemas dan kedinginan akibat kehabisan bekal, kemudian langsung dievakuasi turun. Enam anggota Tim SAR lainnya melanjutkan penyisiran untuk mencari pendaki kedua, Syafiq Ridhan, yang hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, PMI, dan para relawan.








