Polusi udara dari kepulan asap hitam yang dihasilkan mesin boiler pabrik menjadi keluhan utama warga, disertai dengan serpihan kayu halus yang terbawa angin dan berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan bagi masyarakat setempat. Selain itu, area persawahan yang berada di sekitar pabrik ikut terdampak, menyebabkan hasil panen pertanian menurun secara drastis.
Menurut warga sekitar, pencemaran lingkungan akibat industri kayu ini belum mendapatkan penanganan yang layak dari pihak berwenang.
“Sejak pabrik beroperasi, tidak ada tindakan apa pun. Bahkan sawah kami terkena dampaknya, pertumbuhan padi tidak maksimal dan hasil panen terus menurun,” ungkap seorang warga sambil menunjuk kepulan asap yang berasal dari pabrik.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, yang mempertanyakan keberadaan Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak industri.







