“Garda Pira bukan hanya sekadar kegiatan ngopi bersama, tetapi juga merupakan wujud nyata pendekatan kepolisian yang humanis dan dekat dengan masyarakat, ” ungkap AKBP Dwi Sumrahadi.
Kegiatan ini lanjut AKBP Dwi Sumrahadi sebagai bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam bentuk cooling system menjelang Pilkada 2024.
“Dengan Garda Pira, kami ingin menciptakan suasana yang lebih akrab antara Polisi dan warga, sehingga informasi dan masalah dapat segera diatasi,” terang AKBP Dwi Sumrahadi.
Ia juga mengatakan, respons dari masyarakat terhadap program Garda Pira sangat positif.








