China Indikasikan Kesediaan untuk Terima Kembali Warganya yang Dipulangkan dari Amerika

  • Whatsapp

Namun, pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri AS tampak frustrasi dengan apa yang mereka sebut sebagai penolakan Beijing untuk bekerja sama terkait usaha repatriasi tersebut dengan menolak menerbitkan dokumen perjalanan.

Pihak departemen telah memperingatkan akan adanya konsekuensi yang semakin besar bagi pejabat China, termasuk sanksi penerbitan visa, jika menolak untuk menerima puluhan ribu warga China yang diperintahkan untuk pulang tersebut.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami telah melakukan kerja sama yang praktis dengan departemen imigrasi dan penegak hukum AS dan negara-negara lain, yang selama ini produktif,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning kepada reporter dalam sebuah jumpa pers di Beijing.

“Terkait repatriasi, prinsip China adalah menerima warga yang dipulangkan yang terkonfirmasi sebagai warga negara China dan berasal dari daratan utama China setelah melalui proses verifikasi,” kata Mao, ketika ditanya apakan China akan menerima kembali warga negaranya yang berada di US secara ilegal dan tidak memiliki dokumen.

Trump pada hari pertama menjabat minggu lalu mendeklarasikan imigrasi ilegal sebagai isu darurat nasional, dan menugaskan militer AS membantu pengamanan perbatasan, menerbitkan larangan permohonan suaka, dan mengambil langkah untuk membatasi kewarganegaraan dari anak-anak yang lahir di Amerika.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *