Penerbitan izin lembaga pendidikan maupun pesantren NU akan dibantu prosesnya. Bahkan Pemkab Sidoarjo akan membebaskan BPHTB dalam proses izin pendirian lembaga sekolah atau pesantren.
“Saya sudah memerintahkan saudara staf ahli kita Pak Khudori untuk membentuk Satgas percepatan perizinan pendidikan dan pesantren, nanti kita
lihat sekolah mana yang tidak ada izinnya, pesantren mana yang tidak izinnya. Kalau nanti ada kesulitan tidak bisa membayar BPHTB-nya, kita bebaskan demi pendidikan NU,” ucapnya.
Ke depan, Bupati H. Subandi berharap Kader NU Kabupaten Sidoarjo tetap solid dan kompak. Ia melihat perkembangan dan kemajuan NU Sidoarjo luar biasa. Kekompakannya mengalahkan kekompakan kader NU kabupaten lainnya.
“Kader NU harus kompak, tidak boleh terpecah-pecah. Kalau semua solid, saya yakin apa yang disampaikan para kyai untuk mengajak bersama menjadikan Kabupaten Sidoarjo semakin baik akan terus terwujud,” katanya.
Dalam kesempatan itu Bupati H. Subandi juga menyampaikan Harlah ke 100 NU tahun 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen berkhidmah kepada agama, bangsa dan negara.








