“Generasi muda harus menjadi generasi Qur’ani yang menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi hidupnya. Kita ingin membentuk karakter yang cerdas, berakhlak, dan cinta tanah air,” ujar Subandi.
Menurutnya, aktivitas religius seperti ini merupakan instrumen penting dalam pendidikan karakter, yang perlu dijalankan secara paralel dengan pendidikan formal. Ia menilai bahwa proses pembelajaran spiritual memberikan nilai tambah dalam mencetak insan unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.








