“Sidoarjo tidak boleh menghambat proses perizinan rumah sakit. Jika Muhammadiyah ingin mengurus izin atau membangun rumah sakit, prosesnya harus cepat dan mudah,” ujarnya.
Bupati Subandi menegaskan bahwa seluruh organisasi masyarakat akan dirangkul dan diajak bersinergi membangun Sidoarjo. Keberadaan organisasi seperti Muhammadiyah dan NU akan terus didukung, salah satunya melalui pemberian hibah yang akan ditingkatkan jumlahnya.
“Pemberian hibah untuk Muhammadiyah akan kita tingkatkan, begitu pula untuk NU, LDII, dan organisasi lainnya. Sebagai pimpinan daerah, kita harus bisa merawat dan merangkul semua elemen yang ada di Sidoarjo,” tutupnya. [Swd]








