Lebih lanjut, Subandi juga mendorong Baznas untuk menggandeng perusahaan swasta sebagai donatur tambahan, sehingga jangkauan bantuan dapat diperluas dan lebih banyak warga yang mendapatkan manfaat.
“Kami yakin, jika pemerintah dan swasta bersinergi, semakin banyak masyarakat yang akan terbantu,” tegasnya.
Sepanjang tahun 2024, Baznas Kabupaten Sidoarjo telah sukses merenovasi 224 unit rumah tidak layak huni (RTLH), mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 128 unit. Program ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan. [Swd]








