Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Shofiah Nurhayati, mengungkapkan bahwa antusiasme generasi muda terhadap peternakan semakin meningkat. Namun, menurutnya, pendampingan intensif masih dibutuhkan agar potensi tersebut bisa berkembang optimal.
“Banyak peternak muda sudah memasarkan produk hingga Jabodetabek, Lampung, dan Gresik. Tantangannya adalah memberikan kepercayaan dan dukungan yang mereka butuhkan,” ujar Shofiah.
Salah satu peternak milenial yang hadir juga menegaskan pentingnya dukungan fasilitasi dari pemerintah, baik dalam bentuk edukasi, konsultasi teknis, maupun jaringan pemasaran.
Dengan inisiatif ini, Lamongan menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan ekosistem peternakan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan—menghadirkan harapan baru di tangan generasi muda. [J2]








