Tidak hanya menggangungkan Khotmil Quran melalui berbagai kegiatan, Pemkab Lamongan juga memfasilitasi para hafiz untuk menempuh pendidikan S2 melaui beasiswa. Program Perintis (Pendidikan Berkualitas dan Gratis) telah mengcover sebanyak 13.696 siswa/mahsiswa. Di tahun 2022 sebanyak 7.230 beasiswa yang disalurkan. Sedangkan, di tahun 2023 terdapat 6.466 penerima beasiswa mulai dari tingkat SD sederajat hingga S2.
“Anak-anak jangan pernah berhenti bermimpi, dan jangan pernah berhenti belajar, banyak tempat-tempat yang menyediakan beasiswa sehingga biaya itu bukan menjadi halangan, banyak perusahaan-perusahaan yang menjalankan beasiswa tidak hanya di dalam negeri banyak juga sekolah di luar negeri yang menyediakan beasiswa bagi kepentingan masa depan anak-anak,” ujar Yuhronur Efendi.
Melihat komitmen Ponpes Tanfirul Ghoyyi mencetak generasi berkeilmuan secara akademik dan agama, Yuhronur Efendi mengaku bangga dan bahagia. Sebab, ditengah era kemajuan teknologi anak perlu dibekali ilmu umum serta ilmu keagamaan yang menjadi pondasi kehidupan sosial.
“Kita kalau tidak pandai menyikapi perkembangan teknologi informasi insyaAllah kita akan tergerus oleh teknologi informasi. Alhamdulillah saya yakin anak-anak yang ada di Tanfirul Ghoyyi diberikan ilmu pengetahuan terus diimbangi oleh kemampuan ilmu pengetahuan agama yang menjadi landasan moral bagi kita semua insyaAllah peradaban berubah semakin cepat banyak hal yang diluar keadaan saat ini,” ungkapnya.








