Gus Muhdlor berharap agar kompetisi tersebut diselenggarakan dengan profesional sehingga kompetisi tersebut mampu mencetak pesebakbola profesional di tingkat lokal maupun nasional.
“Wasitnya harus memimpin pertandingan dengan baik, pemainnya juga begitu. Intinya saya titip jangan rusak mental anak-anak dan membunuh cita-cita dengan segala bentuk kecurangan. Lakukan semua dengan sportif,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Titro Adi mengatakan LPI sepak bola jenjang SD ini merupakan tindaklanjut dari instruksi presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional dan tindaklanjut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada satuan pendidikan AUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, serta pendidikan non formal dan informal di Kabupaten Sidoarjo.
“LPI tahun ini merupakan LPI yang terakhir karena di tahun 2025 mendatang akan berubah nomenklaturnya menjadi Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD dan SMP,” ungkapnya.
Tirto menjelaskan, LPI tahun 2024 ini dilaksanakan pada hari Senin 4 Maret 2024 hingga Jumat 2024 yang diikuti oleh 18 tim yang tersebar dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.








