“Kegiatan ini melibatkan semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain menanamkan pola hidup bersih, gotong royong juga memperkuat persaudaraan dan solidaritas khas masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari peringatan BBGRM, gotong royong kali ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk:
- Pihak kecamatan
- TNI/Polri
- Perangkat desa
- Kader PKK
- Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Medana
- Posyandu
- Guru dan peserta didik PAUD Mekar Harum Satu
Mereka bersama-sama membersihkan sepadan jalan sepanjang 2 km, dari Dusun Teluk Dalam hingga RT 04.
Wijayadi, S.Pd., selaku Koordinator Kecamatan Pendamping Desa Kecamatan Tanjung, mengapresiasi gotong royong ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih bersama-sama. Semangat gotong royong harus terus ditanamkan agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan,” ujarnya.
Dari kalangan pemuda, Ketua Remaja Dusun Gol, Suhaili, menyampaikan rasa bangganya bisa ikut serta dalam aksi gotong royong ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga. Jalan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang melintas, sekaligus meningkatkan kesadaran warga tentang kebersihan lingkungan,” katanya.








