SIDOARJO | DN – Langkah strategis guna menjaga stabilitas harga pangan di tingkat akar rumput terus digalakkan. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, secara resmi membuka Gebyar Pasar Rakyat Komunitas Bahan Pokok di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan yang diawali dengan senam bersama ratusan warga ini diinisiasi oleh Paguyuban Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Sidoarjo. Tujuannya memperkuat sinergi lokal dalam mempermudah akses masyarakat terhadap komoditas pangan murah.
Turut hadir mendampingi dalam pembukaan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati bersama Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Sriatun Subandi menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan program pemerintah pusat, terutama dalam mengintervensi lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Saya berharap masyarakat Sidoarjo tidak perlu panik ataupun khawatir menghadapi kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah hadir melalui berbagai program, salah satunya dengan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Sriatun.
Saat ini, tercatat sebanyak 68 KDMP di Kabupaten Sidoarjo telah aktif beroperasi dengan tren perkembangan usaha yang positif. Sriatun mendorong agar puluhan koperasi ini tidak sekadar momentum atau aktif di saat acara tertentu saja, melainkan konsisten memberikan pelayanan berkelanjutan.
“Harga yang dijual harus tetap bersaing dengan harga pasar sehingga masyarakat semakin percaya dan menjadikan koperasi sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya, seraya meminta KDMP memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Koperasi serta Dinas Pangan dan Pertanian.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari warga yang memadati Alun-alun Sidoarjo sejak pagi hari. Berbagai komoditas esensial dijual dengan harga miring di bawah rata-rata pasar, di antaranya minyak goreng kemasan 2 kilogram, beras kemasan 5 kilogram, hingga gula pasir kemasan 1 kilogram. Selain sembako, area pasar rakyat juga dimeriahkan oleh ragam produk UMKM dan kuliner lokal.
Manfaat langsung dari pasar murah ini dirasakan oleh Sunarti, salah satu warga setempat yang hadir berbelanja. Ia mengaku sangat terbantu di tengah fluktuasi harga pangan saat ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang telah mengadakan pasar murah ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu perekonomian masyarakat. Kami bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkap Sunarti. [SWD]








