Hasil analisis BMKG menunjukkan Siklon Tropis Narelle berpotensi meningkat hingga kategori 4 dan bergerak ke arah barat daya. Meski menjauh, dampak tidak langsungnya menimbulkan pola belokan angin dan konvergensi di Laut Jawa. Selain itu, aktivitas Gelombang Rossby dan Kelvin turut memperkuat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Jawa Timur.
Pengamatan udara atas juga mengonfirmasi kondisi atmosfer yang labil dengan tingkat konvektif sedang. Walaupun curah hujan rata-rata pada Maret 2026 berada di kategori menengah, beberapa wilayah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.








